«

»

Jan 12

Pemeliharaan jamur tiram

Pemeliharan jamur tiram

Pemeliharaan jamur tiramKualitas dan kuantitas hasil panen budidaya jamur tiram sangat tergantung dari bagaimana cara kita melakukan pemeliharaan jamur tiram. Jamur tiram sebenarnya tidak dirawat pun dapat tumbuh dan di panen tetapi sebatas apa adanya namun jika kita menginginkan hasil panen yang berkualitas baik dan kuantitas besar membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang intensif.

Melalui artikel ini saya akan mencoba berbagi mengenai cara mudah melakukan pemeliharaan jamur tiram. Bagi anda para pemula usaha budidaya jamur tiram yang tinggal membeli media tumbuh jamur / baglog dari tempat pembibitan dan produksi jamur paling tidak harus mengetahui bagaimana cara melakukan pemeliharaan jamur tiram agar impian anda sebagai pemula usaha benar-benar menjadi kenyataan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah mengatur suhu / temperatur dan kelembaban udara ruangan, mengetahui kebutuhan air, mengetahui cara mengatur sirkulasi udara serta mengetahui tahapan pertumbuhan jamur.

Pemeliharaan jamur tiram

Inti pemeliharaan jamur tiram adalah mengatur suhu / temperatur dan kelembaban ruangan kumbung jamur tempat media jamur tumbuh / baglog disimpan. Suhu dan kelembaban ruangan harus diatur sesuai dengan habitat asli jamur tiram hidup, suhu atau temperatur ruangan kumbung jamur berkisar antara 16 – 22 derajat celsius (° C) dengan kelembaban udara ruangan kumbung jamur berkisar antara 80  – 90 % kondisi ini harus dijaga tetap stabil tidak boleh terlalu fluktuatif baik pada siang hari atau malam hari. Untuk mengatur suhu dan kelembaban ruangan dapat dilakukan dengan menyemporkan air spray atau pengabutan air, alat sederhana dapat menggunakan selang air atau jika memiliki dana dapat menggunakan alat pengabut dengan bantuan pompa. Waktu pengabutan dapat dilakukan 3 – 5 kali sehari tergantung cuaca dan kondisi tempat.

Kebutuhan air ini mutlak diperlukan untuk menjaga kelembaban, sehingga diusahakan kebutuhan air ini tercukupi jadi siapkan penampungan air yang cukup khususnya pada saat musim kemarau, karena pengabutan air perlu dilakukan secara intensif khususnya pada musim kemarau,  Jika suhu udara pada waktu siang hari terlalu panas, anda dapat menyiram / menyemprot dinding dan lantai ruangan dengan dengan air. Pada musim penghujan intensitas pengabutan dapat diturunkan 1 – 2 kali saja.

Sirkulasi udara pada ruang kumbung jamur juga harus diperhatikan, pada tahap pertumbuhan, jamur memerlukan pasokan oksigen yang cukup sehingga pengaturan sirkulasi udara mutlak diperlukan. sirkulasi udara bisa diatur dengan membuka jendela-jendala kumbung jamur, pembukaan jendela dapat dilakukan pada siang hari menjelang sore hari agar kebutuhan oksigen terpenuhi. Selain sirkulasi udara kita juga harus memperhatikan cahaya yang masuk kedalam ruangan, diusahakan tetap ada namun tidak perlu terlalu banyak sehingga kita perlu melakukan perhitungan cermat antar kebutuhan akan sirkulasi udara dengan masuknya cahaya kedalam ruang kumbung. Hal ini dibutuhkan karena pertumbuhan jamur akan berkembang lebih baik berada di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Baca juga Cara Membuat Kumbung Jamur

Selain beberapa hal tersebut di atas seorang pengusaha jamur juga wajib mengetahui tahap penumbuhan jamur. Jika media tumbuh / baglog sudah ditumbuhi miselia secara sempurna ditandai dengan baglog terlihat telah putih merata, artinya telah siap untuk ditumbuhi ( growing ) tubuh buahnya. pada saat awal tahap penumbuhan buah diawali dengan membuka sumbat penghalang dan cincin baglog, secara umum sumbat penghalang ini terbuat dari kapas dan sebagian baglog mengganti cincin dari plastik dan karet gelang. Pembukaan sumbat penghalang baglog ini pada prinsipnya bertujuan untuk memberikan Oksigen yang cukup untuk membentuk tubuh buah dengan sempurna. Pembuaan ini biasanya dapat dilakukan dengan menyobek plastik bagian atas atau bisa dengan membukanya, yaitu dengan melepas karet dan membuka kapasnya, perlu diperhatikan jika melakukan pemotongan penutup baglog harus dilakukan dengan menggunakan pisau yang bersih dan steril. Selang waktu yang dibutuhkan mulai pembukaan hingga tumbuh tubuh buah  jamur antara 1 – 2 minggu, biarkan tumbuh selama 2 – 5 hari atau tergantung tempat agar jamur mencapai pertumbuhan yang optimal. segera memanen jamur jangan membiarkannya terlalu lama sebab jika terlalu tua kualitasnya akan menurun / kurang baik. Untuk mengetahui tahap berikutnya pelajari cara Panen dan pasca panen jamur tiram.

Demikian artikel yang dapat saya bagikan semoga bermafaat dan terimakasih.

Permanent link to this article: http://www.solojamur.com/2015/01/12/pemeliharaan-jamur-tiram/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>